{"id":1310,"date":"2025-10-21T13:56:13","date_gmt":"2025-10-21T13:56:13","guid":{"rendered":"https:\/\/baanballded.com\/?p=1310"},"modified":"2025-10-21T13:56:13","modified_gmt":"2025-10-21T13:56:13","slug":"teknik-dummy-run-untuk-menipu-lawan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/baanballded.com\/index.php\/2025\/10\/21\/teknik-dummy-run-untuk-menipu-lawan\/","title":{"rendered":"Teknik Dummy Run untuk Menipu Lawan"},"content":{"rendered":"<p><strong data-start=\"9370\" data-end=\"9413\">Teknik Dummy Run untuk Menipu Lawan<\/strong><br data-start=\"9413\" data-end=\"9416\" \/>Dummy run adalah pergerakan pemain yang pura-pura menerima bola atau menyerang untuk menarik bek lawan dan membuka ruang bagi rekan. Teknik ini memerlukan pemahaman posisi rekan, timing, dan visi permainan. Latihan dummy run meliputi koordinasi dengan rekan, simulasi serangan, dan pengamatan posisi lawan. Pemain seperti Thomas M\u00fcller dan Eden Hazard sering menggunakan dummy run untuk menciptakan peluang. Keunggulan teknik ini adalah membingungkan pertahanan lawan, membuka ruang, dan meningkatkan peluang mencetak gol. Risiko terjadi bila timing salah atau bek lawan tidak terpengaruh, peluang tidak maksimal. Strategi tim memanfaatkan dummy run untuk variasi serangan, menciptakan kombinasi, dan memaksimalkan posisi striker. Pemain harus membaca posisi kiper, lawan, dan rekan untuk menentukan keputusan tepat. Latihan rutin meningkatkan kreativitas, timing, dan pemahaman taktik. Dummy run menjadi teknik efektif untuk memaksimalkan peluang gol dan fluiditas serangan tim.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Teknik Dummy Run untuk Menipu LawanDummy run adalah pergerakan pemain yang pura-pura menerima bola atau menyerang untuk menarik bek lawan dan membuka ruang bagi rekan. Teknik ini memerlukan pemahaman posisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1310","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/baanballded.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1310","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/baanballded.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/baanballded.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baanballded.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baanballded.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1310"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/baanballded.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1310\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1311,"href":"https:\/\/baanballded.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1310\/revisions\/1311"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/baanballded.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1310"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/baanballded.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1310"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/baanballded.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1310"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}